STMIK AKBA

 

Dosen STMIK AKBA Berbagi Ilmu dengan Guru-Guru SMP

Foto Bersama Dosen STMIKI AKBA dan Guru SMP 18 Makassar

Dosen memiliki tanggung melaksanakan tiga jenis kegiatan, yaitu pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengajaran dilaksanakan setiap semester berupa kegiatan perkuliahan di kelas atau laboratorium. Kegiatan penelitian dilaksanakan dengan melakukan aktivitas ilmiah memecahkan sebuah persoalan dengan teknik tertentu sesuai bidang yang ditekuni. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan melakukan aktivitas berbagi dengan masyarakat lainnya, terutama berkaitan langsung dengan yang ditekuni.

Rapat Kerja STMIK AKBA Tahun Akademik 2016/2017

Upaya peningkatan kualitas dalam pelaksanaan pendidikan tinggi merupakan sebuah tekad STMIK AKBA yang dilakukan secara terus menerus. Setiap pergantian tahun akademik, STMIK AKBA akan melakukan evaluasi program kerja periode yang lalu serta merancang program kerja untuk periode selanjutnya. Proses ini dilakukan dalam agenda tahunan berupa rapat kerja.

STMIK AKBA Berpartisipasi Dalam Lomba Debat Bahasa Inggris

National University Debating Championship 2016

Kopertis Wilayah IX Sulawesi kembali menyelenggarakan sebuah event tahunan, yaitu Lomba Debat Bahasa Inggris atau National University Debating Championship. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 26-28 April 2016 di Gedung Aptisi Makassar. Kegiatan ini merupakan tahap penyeleksian di tingkat wilayah yang akan memilih 3 tim terbaik sebagai wakil Kopertis Wilayah IX ke tingkat nasional.

Workshop Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2016

Workshop Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2016

Pemerintah Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi para akademisi. Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi Pasal 89 dinyatakan bahwa Perguruan Tinggi mendapatkan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). Kegiatan penelitian mendapatkan alokasi paling sedikit 30% dari dana BOPTN. Sejalan dengan adanya dukungan pendanaan yang semakin baik dari pemerintah, perguruan tinggi harus mengelola agenda penelitiannya dengan lebih profesional, di antaranya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.